Rabu, 21 Oktober 2015

KABUT TERPARAH DI KOTA BUNTOK

Rasanya hari ini Rabu tanggal 21 Oktober 2015 merupakan musibah kabut asap terparah melanda kota Buntok. Jarak pandang subuh sampai pagi hanya 5 - 10 meter. Ini berada jauh dari titik api. Bayangkan pekatnya yang melanda kampung dan jalan raya yang menghubungkan Buntok - Palangka Raya dan sekitarnya. Pasti kabut semakin sangat pekat luar biasa. 
.
Kemarin kami ke Pendang dalam ziarah meninggalnya seorang kerabat, sepanjang jalan kabut asap kebakaran lahan sangat luar biasa menyesakkan dada. Mata perih, jalanan bertaburan debu. Udara terasa sangat pengap. Matahari tidak terlihat dalam 2 (dua) bulan ini.
.
Setahun sudah (20-10-2014) Joko Widodo - Jusuf Kalla memimpin negeri ini, setahun pula derita menyertai. Luar biasa dan diluar kebiasaan. Pengap. Gelap. Bala bencana. Biadab. Azab.
.
Penyakit bertambah merebak, penderita ISPA meningkat. Sudah puluhan jiwa yang meninggal akibat penyakit yang diperparah kualitas udara nan luar biasa jahat. Sehari bertabung oksigen harus beli Rp 2 juta. Kapan kita bersyukur atas tarikan nafas yang puluhan tahun gratis. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar